facebook pixel

Detail Article

Apartemen di Sentul, Solusi Millenial Jakarta yang Tak Bisa Beli Rumah

apartemen di sentul solusi rumah mahal di jakarta

Harga rumah di Jakarta kian tidak terjangkau lagi oleh daya beli kaum milenial, atau Generasi Y kelahiran tahun 1981 hingga 1994. Generasi ini kelak akan menjadi masa depan konsumen dunia, termasuk Indonesia. Namun ada kekhawatiran bahwa generasi milenial tidak dapat membeli hunian kelak.

Menurut survei dari Rumah123.com pada Desember 2016, bahwa 94% kaum milenial usia 23-37 tahun memiliki kisaran gaji dibawah Rp 12 juta rupiah. Menurut studi tersebut gaji itu hanya bisa digunakan untuk mencicil rumah kurang dari Rp 3,6 juta per bulan.

Di Jakarta, 95% harga properti sudah diatas Rp 480 juta, tentu agak sulit bagi milenial Jakarta untuk memperoleh rumah di Jakarta. Bahkan, menurut studi hanya ada 1,76% jumlah rumah di Jakarta dengan harga di bawah Rp 300 jutaan.

Sumber foto: marketeers.com

Harga rumah Rp 400 juta hanya bisa dibeli oleh masyarakat berpenghasilan diatas Rp 12 juta rupiah, dimana jumlah populasinya hanya 6 % dari total populasi milenial Jakarta.

Hanya 17% Kaum Milenial yang Mampu Beli Rumah Jakarta

Masalah lainnya adalah, tak banyak milenial Jakarta yang mampu membeli rumah di sana. Masih menurut studi tersebut, saat ini hanya ada 17% kaum milenial yang mampu membeli rumah di Ibu kota. Jumlah responden dalam survei tersebut mencapai 8.510 orang. Dari jumlah tersebut, hanya 1.446 responden atau sekitar 17% bergaji lebih dari Rp 7,5 juta per bulan. Sedangkan 85% sisanya bergaji kurang dari 7,5 juta per bulan.

Karena harga rumah rata-rata naik setiap tahun, maka untuk dapat mencicil rumah dibutuhkan gaji minimal Rp 7,5 juta per bulannya.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) hanya 51,09% keluarga di DKI yang tinggal di rumah milik sendiri. Artinya ada 4,7 juta jiwa penduduk yang ngontrak, ngekost atau tunawisma.

Dari data tersebut, kita bisa simpulkan bahwa tidak semua penduduk DKI Jakarta dapat dengan mudah memiliki hunian. Alasannya sangat beragam, mulai mahalnya harga rumah di Jakarta, keadaan ekonomi tidak stabil hingga tidak tersedianya lahan hunian.

Harga Properti Tidak Terkendali

Persoalan utamanya harga properti memang tidak terkendali, sementara tingkat pertumbuhan pendapatan masyarakat tidak sebanding, kata Anton Sitorus, Kepala Penelitian dan Konsultasi dari Savills Indonesia.

Sitorus mengatakan masalahnya terletak di desain perekonomian nasional yang karut marut. Kenaikan nilai tanah tidak pernah dikelola serius pemerintah. Dampaknya, perusahaan pengembang perumahan terdorong menaikkan harga properti.

Menurut Sitorus, otoritas perpajakan harus mengambil tindakan, terutama sebelum krisis pembelian rumah semakin memburuk. Salah satu solusinya adalah menetapkan pajak pada tanah menganggur yang dimiliki oleh pengembang maupun korporasi. Jika tanah menganggur itu dipajaki, orang akan malas membayarnya. Bila harga tanah turun per meter persegi maka developer juga bisa menurunkan harga jual.

Apartemen di Sentul Jadi Solusi yang Tepat

Dilihat dari data-data di atas, itulah alasan mengapa kaum milenial harus mulai memilih hunian di daerah penyangga salah satunya kawasan Sentul, Bogor. Permasalahan ini juga menjadi salah satu faktor mengapa para developer banyak mengembangkan hunian vertikal atau biasa disebut apartemen.

Saat ini, apartemen di Sentul sudah mulai menjamur. Salah satu developer yang mengembangkan apartemen di Sentul adalah HK Realtindo (anak perusahaan PT Hutama Karya) bekerjasama dengan Olympic Development (PT Bogorindo Cemerlang). Proyek tersebut diberi nama Apartemen Olympic Residence Sentul memiliki konsep “Smart Green Living” sesuai dengan lokasinya yang hijau, sejuk serta smart karena berada di kawasan bisnis industri Olympic.

Apartemen di Sentul ini bisa menjadi solusi terbaik untuk mengantisipasi harga rumah Jakarta yang semakin mahal. Selain itu, kawasan Sentul sangat strategis dan dekat dengan Jakarta. Aksesnya pun sangat mudah karena sudah terintegrasi dengan Tol Jagorawi dan Stasiun LRT (Light Rapid Transit).

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk nabung dari sekarang untuk miliki hunian masa depan!

Related Posts:

7 Alasan Apartemen di Bogor jadi Prospek Investasi Menjanjikan

7 Alasan Apartemen di Bogor ja...

Apartemen adalah salah satu hunian yang kini banyak diincar para pemburu properti. Pasalnya, selain memiliki banyak pilihan tipe unit dengan harga yang bervariasi, biasanya apartemen berada di lokasi strategis dan dekat pusat ...

Keuntungan Memiliki Apartemen Dekat LRT

Keuntungan Memiliki Apartemen ...

Saat ini, pemerintah sedang gencar-gencarnya membangun proyek kereta cepat Light Rapid Transit (LRT). LRT ini ditargetkan rampung pada tahun 2019. Rencananya, pembangunan LRT akan terbagi dalam 2 tahap, yaitu tahap 1 (rute: Ci...

Bingung Cari Hunian Pertama? Pilih Aja Apartemen di Sentul!

Bingung Cari Hunian Pertama? P...

Sekarang ini, hunian vertikal kian banyak diminati. Hal ini tak lain karena harga tanah selalu naik dan meningkatnya keterbatasan lahan di pusat-pusat kota. Maka, banyak orang lebih memilih tinggal di apartemen dibanding rumah...

Tingginya Pembangunan Properti di Kawasan Penyangga

Tingginya Pembangunan Properti...

Sekarang ini, potensi properti di kawasan penyangga Jakarta kian mengangkasa. Maksudnya, pertumbuhan pembangunan properti terus melaju kencang, terutama di sektor residential seperti apartemen atau perumahan. Hal ini ditengara...

whatsapp phone sms telegram