facebook pixel

Detail Article

Gaji Rp 3 Jutaan Masih Bisa Beli Apartemen. Ini caranya!

apartemen cicilan murah

Memiliki sebuah hunian yang nyaman adalah impian setiap orang. Namun sekarang ini, semakin sulit bila seorang karyawan dengan penghasilan pas-pasan ingin memiliki hunian. Selain memang susah mengalokasikan anggarannya, harga tanah dari waktu ke waktu juga selalu meningkat, ini yang menjadikan kebanyakan orang lebih memilih apartemen dibanding rumah tapak.

Inilah yang membuat para pekerja dengan gaji Rp 3 jutaan pesimis untuk mengumpulkan uang. Cita-cita membeli apartemen pun seakan luntur. Meski demikian, tak ada yang mustahil! Dengan gaji pas-pasan, Anda tetap bisa membeli apartemen, baik untuk ditinggali sendiri maupun untuk investasi.

Berikut 10 tips membeli apartemen dengan penghasilan pas-pasan.

1. Menabung

Sebelum memutuskan membeli apartemen, sebaiknya Anda menabung terlebih dahulu. Menabung haruslah menjadi prioritas! Sisihkan sebagian pendapatan perbulan (sebaiknya sepertiga dari total gaji).

2. Alokasikan Dana Bulanan

Selain menabung, Anda juga harus bisa mengelola keuangan dengan baik. Tempatkan kebutuhan pribadi sebagai prioritas seperti uang makan dan uang transport. Sedangkan untuk dana non-pribadi taruhlah diprioritas selanjutnya. Sementara kebutuhan yang bersifat hiburan tempatkan setelah alokasi dana membeli apartemen.

3. Bebas dari Hutang

Agar impian memiliki apartemen dapat tercapai, maka kondisi pertama yang harus dimiliki adalah Anda tidak memiliki hutang. Jika sudah memiliki hutang, maka prioritas pertama adalah segera melunasi hutang-hutang tersebut. Dengan begitu, keuangan Anda untuk membeli apartemen tidak akan terganggu dengan adanya hutang. Terlalu banyak cicilan akan membuat Anda kesulitan membagi dana untuk membayarnya.

4. Tentukan Harga Apartemen

Menentukan harga apartemen juga sangat penting! Karena Anda harus bisa menyesuaikannya dengan budget yang dimiliki. Jangan sampai karena harga apartemen terlalu tinggi, keuangan Anda terganggu.

5. Manfaatkan Program KPA

Ketika membayar dengan tunai memang terasa memberatkan, namun Anda bisa memilih jalur alternatifnya, yaitu membeli apartemen dengan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen). Program ini membantu masyarakat berpenghasilan kurang dari 3 juta rupiah untuk mendapatkan apartemen. Tidak hanya di kota besar, masyarakat di daerah penyangga seperti Bogor juga bisa karena sudah banyak dibangun apartemen di sana.

6. Cari Bank Terpercaya

Pertimbangkan kredibilitas bank saat akan mengajukan kredit pemilikan apartemen. Jangan tergiur dengan bank yang menawarkan bunga rendah. Akan lebih baik jika Anda memilih bank ternama meskipun bunganya sedikit lebih tinggi. Yang paling penting prosesnya lebih mudah dan Anda pun dapat ditangani secara profesional.

7. Siapkan Uang Muka (DP)

Ingat! Dalam membeli apartemen dengan KPA, bank hanya membantu 70-80% dari nilai apraisal apartemen. Artinya, Anda harus menyiapkan 20-30% sisanya sebagai down payment (DP) + 10% lagi untuk membayar biaya notaris dan pajak-pajak. Dana ini bisa dipersiapkan dengan menabung 1-3 tahun sebelumnya. Agar lebih cepat, konsentrasikan bonus, THR, dan pendapatan sampingan untuk tabungan ini.

8. Tentukan Pembayaran Cicilan Setiap Bulan

Sebelum menentukan pembayaran cicilan, sebaiknya Anda melakukan perhitungan kasar yang disesuaikan dengan gaji. Jumlah total cicilan hutang (secara keseluruhan) jangan sampai melebihi 30% dari pendapatan. Sehingga biaya operasional sehari-hari tidak terganggu.

Jika pendapatan tidak cukup, Anda bisa memperingan cicilan apartemen dengan memperpanjang masa kredit, misalnya selama 15 hingga 20 tahun. Meskipun terlihat lama, namun hal ini akan lebih baik daripada Anda harus tekor karena cicilan yang terlalu tinggi.

9. Berhenti Menggesek Kartu

Sebisa mungkin bayarlah pembelian barang konsumsi Anda dengan uang tunai bukan dengan kartu kredit. Dengan uang tunai, Anda dapat memonitor persediaan uang yang sebenarnya, sehingga pembelian barang-barang masih bisa terkendali.

10. Siapkan Dana Darurat

Anda juga perlu menyediakan dana darurat dalam tabungan yang berbeda. Besarannya sekitar 5-10% dari penghasilan. Dana ini berfungsi untuk memenuhi kebutuhan mendadak sehingga tak sampai mengganggu tabungan untuk membeli rumah.

Nah itulah 10 tips membeli apartemen dengan penghasilan pas-pasan. Dengan menerapkan 10 tips di atas secara disiplin dan teratur, Anda dapat mengelola keuangan dengan mudah dan mewujudkan impian membeli apartemen idaman!

whatsapp phone sms telegram